PEMERIKSAAN BORAKS SECARA KUALITATIF PADA MAKANAN (BAKSO)


Mata kuliah                 : Penyehatan Makanan Minuman-A
Dosen                          : Khiki Purnawati Kasim, S,ST, M.Kes

PEMERIKSAAN BORAKS SECARA
KUALITATIF



QINTARI MAHARANI
PO.714221181.082

KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA
POLITEKNIK KESEHATAN MAKASSAR
JURUSAN KESEHATAN LINGKUNGAN
PRODI D-IV
II B
 2020  
       
        A.    DASAR TEORI
Makanan merupakan salah satu kebutuhan primer manusia yang sifatnya harus dipenuhi. Seiring dengan tingginya kebutuhan makanan, kualitas makanan cenderung menurun, ini diakibatkan oleh produsen makanan yang berbuat curang. Dengan tujuan mendapatkan untung  yang lebih besar, produsen akan memberikan suatu bahan kimia tertentu kepada makanan yang dibuatnya seperti bakso, mie ayam, dan berbagai jenis makanan lainnya.  Ciri-ciri salah satu makanan yaitu bakso yang mengandung borax adalah Memiliki kekenyalan khas(keras) yang berbeda dari kekenyalan bakso yang menggunakan bahan daging, Tekstur kulit kering dan berwarna keputihan.
Boraks merupakan salah satu bahan kimia yang biasa dicampurkan oleh produsen makanan curang. Boraks adalah campuran garam mineral konsentrasi tinggi yang dipakai dalam pembuatan beberapa makanan tradisional, seperti karak dan gendar. Nama senyawanya adalah natrium biborat, natrium piroborat, natrium tetraborat (Na2(B4O5(OH)4)8H2O). Bleng adalah bentuk tidak murni dari boraks, sementara asam borat murni yang diproduksi oleh industri farmasi lebih dikenal dengan nama boraks. Dalam bentuk tidak murni, sebenarnya boraks sudah diproduksi sejak tahun 1700 di Indonesia, dalam bentuk air bleng. Bleng biasanya dihasilkan dari ntise garam atau kawah lumpur.
Ciri boraks adalah serbuk ntisep putih, tidak berbau, larut dalam air, tidak larut dalam ntisep, PH nya adalah 9,5. Dalam dunia antisept, boraks menjadi bahan solder, bahan pembersih, bahan pengawet kayu, ntiseptic kayu, dan pengontrol kecoak. Daya pengawet yang kuat dari boraks berasal dari kandungan asam borat di dalamnya.
Asam borat sering digunakan dalam dunia pengobatan dan kosmetika. Misalnya, larutan asam borat dalam air digunakan sebagai obat cuci mata dan dikenal sebagai boorwater. Asam borat juga digunakan sebagai obat kumur, semprot hidung, dan salep luka kecil. Namun, bahan ini tidak boleh diminum atau digunakan pada luka luas, karena beracun ketika terserap masuk dalam tubuh.
Menurut Peraturan Menteri Kesehatan RI No.722/Menkes/IX/1988, asam borat dan senyawanya merupakan salah satu dari jenis bahan tambahan makanan yang dilarang digunakan dalam produk makanan. Karena asam borat dan senyawanya merupakan senyawa kimia yang mempunyai sifat karsinogenBoraks maupun bleng tidak aman untuk dikonsumsi sebagai makanan . Mengkonsumsi makanan yang mengandung boraks memang tidak serta berakibat buruk terhadap kesehatan, tetapi boraks akan menumpuk sedikit demi sedikit karena diserap dalam tubuh konsumen secara kumulatif. Seringnya mengkonsumsi makanan berboraks akan menyebabkan gangguan otak, hati, dan ginjal. Dalam jumlah banyak, boraks menyebabkan demam, apatis, sianosis, tekanan darah turun, anurina (tidak terbentuknya urin), kerusakan ginjal, pingsan, hingga kematian.
Kunyit adalah rempah-rempah yang biasa digunakan dalam masakan dinegara-negara Asia. Kunyit sering digunakan sebagai bumbu dalam masakan sejenis gulai dan juga digunakan untuk memberi warna kuning pada masakan, atau sebagai pengawet. Kunyit mengandung senyawa yang berkhasiat obat, yang disebut kurkuminoid yang terdiri dari kurkumin, desmetoksikumin, bisdesmetoksikurkumin, dan zat- zat bermanfaat lainnya.
Pengujian kandungan boraks pada makanan dapat dilakukan dengan ekstrak kunyit. Ekstrak kunyit dapat digunakan sebagai pendeteksi boraks karena ekstrak kunyit tersebut mengandung senyawa kurkumin. Kurkumin dapat mendeteksi adanya kandungan boraks pada makanan karena kurkumin mampu menguraikan ikatan-ikatan boraks menjadi asam borat dan mengikatnya menjadi kompleks warna rosa atau yang biasa disebut dengan senyawa boron cyano kurkumin kompleks. Maka, ketika makanan yang mengandung boraks ketika ditetesi oleh ekstrak kunyit akan mengalami perubahan warna menjadi merah kecoklatan.

          B.    TUJUAN
1.       Untuk mengetahui  cara mendetesi borax pada makanan menggunakan rimpang kunyit
2.       Untuk mengetahui ada atau tidaknya borax pada makanan (bakso)


          C.     ALAT DAN BAHAN
-          Tusuk bambu
-          Rimpang kunyit
-          Bakso (makanan yang ingin diperiksa)

          D.    PROSEDUR KERJA
1.       Pertama tama ambil tusuk bambu, lalu tusukkan ke rimpang kunyit
2.  lalu tusukkan lagi ke bakso(makanan yang ingin diperiksa) setelah itu tunggu beberapa saat lalu lepaskan
3.       Amati ujung tusuk bambu, Jika warna ujung tusuk bambu berubah warna menjadi kemerahan berarti positif mengandung borax

( menyiapkan alat dan bahan :
tusuk bambu, rimpang kunyi dan bakso/makanan yang ingin diperiksa )

( mengambil tusuk bambu dan menusukkannya pada rimpang kunyit)

( setelah ditusuk pada rimpang kunyit, lalu ditusukkan lagi pada bakso/makanan yang diperiksa, dan lihat hasil warna ujung tusuk bambu)


      
                    
                               
          E.     HASIL
Hasil yang didapatkan dari pemeriksaan boraks secara kualitatif menggunakan rimpang kunyit adalah hasilnya negative mengandung borax.  
Ujung tusuk bambu tidak berubah warna dan tetap berwarna kuning dari kuyit.

( warna setelah ditusukkan ke rimpang kunyit)



( warna setelah ditusukkan lagi ke bakso, warna tidak berubah)


           F.     ANALISA HASIL
Berdasarkan  hasil pememriksaan yang telah dilakukan pada tanggal 20 april 2020 . Pada pemeriksaan borax  pada sampel bakso yang dibeli di Jln. Dirgantara, pallangga Gowa, Hasil yang didapatkan yaitu dari sampel bakso hasilnya negative borax karena tidak ada perubahan warna pada ujung tusuk bambu yang telah ditusukkan kerimpang kunyit dan bakso tersebut. Hal ini juga didukung dengan ciri-ciri dari sampel bakso tersebut,
Sampel bakso memiliki ciri-ciri yaitu kekenyalan yang biasa saja dan tidak terlalu keras, pada saat digigit bentuk bakso berkerut dan tidak berbentuk seperti semula  dan warnanya natural abu-abu kecoklatan  dan tidak berwarna keputihan.  Dan ciri-ciri tersebut merupakan ciri-ciri bakso yang tidak mengandung borax
Sehingga pada saat dites menggunakan tusuk bambu dan rimpang kunyit hasil yang didapatkan negative dan berarti bakso tersebut  aman untuk dikonsumsi.

           G.    KESIMPULAN
Berdasarkan pemeriksaan borax yang telah dilakukan dengan cara kualitatif menggunakan rimpang kunyit didapatkan hasil sampel bakso negative borax karena tidak adnya perubahan warna pada tusuk bambu dan bakso layak dikonsumsi.

          H.    SARAN
Hati-hati jika membeli atau mengkonsumsi makanan. Lebih selektif dalam memilih bahan makanan yang akan dikonsumsi dan harus mengeali ciri-ciri makanan yang mengandung boraks karena ada banyak makanan dengan campuran baha kimia seperti boraks yang dijual oleh pedagang yang curang. Dapat menguji sendiri bahan makanan dengan cara penelitian ini karena caranya sangat sederhana.  Juga, agar pemerintah lebih kritis dalam menangkap oknum-oknum tidak bertanggung jawab tersebut.


DAFTAR PUSTAKA

Azizahsp. 2004. Makalah kimia-Kunyit sebagai pendeteksi boraks pada makanan.

Harwanti. 2014.  Bahan Tambahan pada Pangan dan Bahayanya (Formalin, Boraks  dan Pewarna Buatan)http://portal.bangkabaratkab.go.id/content/bahan-       tambahan-pada-pangan-dan-bahayanya-formalin-boraks-dan-pewarna-buatan . ( Diakses pada tanggal 1 Mei 2020)

Komentar

  1. Laporannyaa sangat bermanpaat,dan jelass bisa jadi referensi

    BalasHapus
  2. Laporannya bagus dan mudah dipahami

    BalasHapus
  3. Bahasa yang digunakan mudah dipahami sehingga pembaca cepat mengerti👍

    BalasHapus
  4. Laporanya lengkap, jelas dan mudah dipahami👍

    BalasHapus
  5. Wah bermanfaat banget, soalnya adek saya suka jajan, takutnya dia salah beli.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wahh, share di adeknya yah, supaya lebih hati-hati dan bisa mencoba sendiri dirumah😊

      Hapus
  6. Masya allah laporannya sangat jelas dan bahasa yg digunakan mudah dipahami

    BalasHapus
  7. Laporannya sangat bagus dan dapat bermanfaat bagi masyarakat dalam mengkonsumsi makanan.

    BalasHapus
  8. Laporannya bagus, sangat jelas, dan mudah di pahami 👍🏻

    BalasHapus
  9. Laporan sangat bermanfaat, jelas, dan mudah dipahami

    BalasHapus
  10. Sangat bermanfaat dan mudah dipahami

    BalasHapus
  11. informasi yang diberikan sangat membantu dan lebih memperhatikan jajanan yang kita beli. serta bahasa yg digunakan mudah dipahami

    BalasHapus
  12. laporannya sangat jelas dan gampang di pahami makasih infomasinya

    BalasHapus
  13. Sangat membantu dan mudah di pahami juga

    BalasHapus
  14. Bagus dan jelas min...ada jg lampiran gambarnya jd lebih mudah di tahu bagaimana cara mempraktekkan di rumah.

    BalasHapus
  15. Semoga bermanfaat bagi masyarakat🙏

    BalasHapus
  16. Sangat bermanfaat,makasih min cantik

    BalasHapus
  17. Laporannya sangat memberi manfaat, bagus serta bahasa yabg digunakan cukup mudah dipahami oleh masyarakat luas :)

    BalasHapus
  18. Jujur sebelumnya aku gatau klo bakso mengandung boraks atau tdk bisa di cek semudah ini. Good job!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah setelah membaca ini kamu udah tau kan 😊 jangan lupa coba dirumahyah

      Hapus
  19. Terima kasih untuk informasinya, sangat bermanfaat dan mudah dipahami. Nanti akan dipraktekan di rumah :)

    BalasHapus
  20. Sangat bermanfast sekali

    BalasHapus
  21. Good job👍👍👍
    Ada 3 gambar yg tdk ada keterangan dilengkapi yak😉

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iye sudah kulengkapi keterangannya bu, makasih ibu 💖😊

      Hapus

Posting Komentar